Cerita Teladan KH Kamaluddin Wahid Mejobo Kudus

Gus Muwafiq ceramah di Mejobo, 9 Januari 2019
Oleh M Abdullah Badri

BERJUANG itu harus istiqamah. Tapi tidak semua kiai yang berjuang dengan ilmunya menjadi tokoh yang dikenal masyarakat luas. Salah satunya adalah KH. Kamaluddin Wahid Mejobo, Kudus, yang pada 9 Januari 2019 lalu diperingati haulnya di Mushalla As-Shiddiqin, Mejobo Rt/Rw. 04, Mejobo, Kudus.

Oleh masyarakat sekitar, KH. Kamaluddin Wahid adalah sosok kiai yang tidak kenal lelah mengajarkan Al-Qur'an. Beliau tidak pernah berhenti mengajar mulai ba'da Dhuhur hingga ba'dal Maghrib kepada santri-santrinya di mushalla. Dan itu dilakukan puluhan tahun tanpa pernah ada tarikan i'anah atau uang bulanan.

Yang sulit ditiru oleh orang lain adalah semangat KH. Kamaluddin Wahid yang meskipun kidal, tulisannya tetap bagus. Bahkan lebih bagus dari tulisan orang-orang normal. Satu papan tulis bisa penuh hanya ditulis satu tangan sejak beliau mengalami kecelakaan "kebledosan" mercon.

Para alumni ngaji yang jumlahnya hampir 1000 santri, banyak yang merasa kehilangan atas sosok yang dulunya disebut sebagai pengayom warga. Haul KH. Kamaluddin Wahid adalah bagian dari cara para santri mengingat jasa-jasa beliau. [badriologi.com]

Sumber kisah: http://bit.ly/2FB6d2v

Klik untuk komentar
 
close
Banner iklan disini