10 Arti yang Terkandung dalam Hadits "Shalat Sebagai Tiang Agama Islam"
Cari Judul Esai

Advertisement

10 Arti yang Terkandung dalam Hadits "Shalat Sebagai Tiang Agama Islam"

M Abdullah Badri
Kamis, 23 Mei 2019

sholat merupakan tiang agama artinya
Shalat adalah tiang agama Islam.
Oleh M Abdullah Badri

SHALAT sebagai tiang agama diungkapkan Rasulullah Saw. dalam sabdanya di banyak hadits, termasuk dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra. sebagaimana artinya, di bawah ini:

Rasulullah Saw. bersabda, shalat adalah tiang agama, sebagaimana sebuah bangunan rumah membutuhkan pondasi. Dalam makna ini, ada 10 hal penting terkait, yakni bahwa shalat itu:

1. Perhiasan wajah

2. Sinar cahaya hati
Rasulullah Saw. bersabda,

صلاة الرجل نور في قلبه فمن شـــاء منكم فلينور قلبه

Artinya:
"Shalat seorang laki-laki adalah cahaya dalam hatinya. Maka, siapa saja yang menginginkan, penuhilah cahaya hatinya itu (dengan shalat, pen)". (HR. Dailamy).

3. Membuat segar tubuh
Rasulullah Saw. bersabda,

قم فصل فإن الصلاة شفاء

Artinya:
"Berdirilah, lalau shalatlah. Sesungguhnya shalat adalah penyembuh". (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

إن الله إذا أنزل عـــاهةً من السمـــاء على أهل الأرض صرفها عن عمــار المسجد

Artinya:
"Sesunguhnya ketika Allah menurunkan kerugian dari langit, Dia membuangnya melalui orang-orang yang meramaikan masjid". (HR. Askari).

4. Teman dekat di kuburan
Rasulullah Saw. bersabda,

الصلاة قربـــان كل تقيٍّ

Artinya:
"Shalat adalah ibadah qurba (yang mendekatkan diri) bagi tiap orang yang bertaqwa". (HR. Qudla'i dari Ali).

5. Waktu diturunkannya rahmat

Baca: 8 Perhiasan Dunia yang Perlu Dipahami Muslim Berakhlak

6. Kunci pembuka langit

Tiang Agama Islam


7. Yang membuat timbangan amal menjadi lebih berisi

8. Mendapatkan ridha dari Tuhan
Rasulullah Saw. bersabda,

ما من حـــالة يكون عليها العبد أحب إلى الله تعـــالى من أن يراه ســاجداً يعفر وجهه فى التراب

Artinya:
"Tidak ada posisi bagi seorang hamba yang lebih dicintai oleh Allah Ta'ala daripada dia terlihat sedang dalam posisi sujud (hingga) menghitamkan wajahnya ke dalam tanah (wajahnya seperti tanah)".  (HR. Thabrani).

9. Berhadiah surga
Rasulullah Saw. bersabda,

إن المصلى ليقرع باب الملك وإنه من يدمْ قرْع الباب يوشك أن يفتح له

Artinya:
"Sesungguhnya seorang yang shalat (mushalli) dia sebetulnya selalu dalam mengetuk pintu Allah Al-Malik (Yang Maha Merajai). Dan ingatlah sungguh, orang yang senantiasa mengetuk pintu, maka dia akan dibukankan (pintu)". (HR. Dailamy).

Baca: 10 Perkara yang Tidak Bermanfaat untuk Peradaban Islam

10. Penghalang api neraka
Rasulullah Saw. bersabda,

الصلاة ميزان فمن أوفى استوفى

Artinya:
"Shalat adalah timbangan. Barang siapa memenuhi, dia akan dipenuhi pula". (HR. Baihaqi dari Ibnu Abbas).

Maksud dari makna istaufa (استوفى): shalat adalah timbangan iman seseorang. Barang siapa yang yang menjaga shalatnya, memenuhi segala kewajiban dan kesunnahan shalat, maka Allah Swt. juga akan memenuhi janji-Nya, yakni akan diberi pahala di akhirat dan dijauhkan dari siksa di akhirat.

Barang siapa yang mendirikan shalat, maka dia menguatkan tiang agama, dan barang siapa yang meninggalkan shalat maka dia merusak tiang agama.

Demikian 10 makna yang terkandung dalam hadits shalat sebagai tiang agama, seperti ditulis dalam Kitab Nasha'ihul Ibad (Bab Usyari), disyarah oleh Syeikh Nawawi al-Bantani dan saya terjemahkan setelah ngaji posonan tiap sore bersama warga desa, Rabu (22 Mei 2019/17 Ramadhan 1440 H). [badriologi.com]