Ciri Perkutut Songgo Ratu, Konde dan Kolocokro -->
Cari Judul Esai

Advertisement

Ciri Perkutut Songgo Ratu, Konde dan Kolocokro

Badriologi
Jumat, 28 Mei 2021
Flashdisk Ebook Islami

Buku Terjemah Daqaiqul Akhbar
perkutut songgo ratu dan kolocokro
Perkutut berkaturanggan indah. Foto: badriologi.com.


Oleh M. Abdullah Badri


SONGGO Ratu adalah jenis katuranggan Perkutut yang konon, dulunya, dipelihara pertama kali oleh Raja Brawijaya. Disebut demikian karena secara filosofis, Perkutut Songgo Ratu atau Sunggi Ratu dipercaya bisa memiliki kelebihan bisa membantu menopang kekuasaan dan wibawa yang besar. 


Kabarnya, Presiden Jokowi juga memiliki Perkutut Songgo Ratu, yang beliau rawat hingga kini sejak dari Solo. Maka, Perkutut Songgo Ratu hanya cocok dipelihara oleh orang yang memiliki tanggungjawab besar sebagai pemimpin. Beberapa kiai juga memelihara jenis Perkutut berkaturanggan Songgo Ratu ini. 


Uniknya, Perkutut Songgo Ratu tidak mudah dicari. Menurut para pecinta Perkutut, Songgo Ratu tidak bisa dicari. Dia sendirilah yang mencari pemeliharanya sendiri, entah bagaimana pun caranya. Baca: Makna Katuranggan Burung Perkutut


Ada seorang pengusaha yang hobi memelihara Perkutut hingga dia memiliki 200an ekor di rumahnya. Tapi, tak satupun yang berkaturanggan Songgo Ratu. Maklum, karena dia bukan seorang pemimpin, melainkan pengusaha saja. 


Ada seorang peternak dan pedagang Perkutut yang juga mengaku ke saya; meski dia memelihara 90an ekor dan sudah menekuninya sejak 20an tahun, tak satupun yang berkaturanggan Songgo Ratu. 


Perkutut berkaturanggan tidak bisa diternak. Demikian pula Songgo Ratu. Ia biasanya hidup di atas pohon atau goa, yang sulit dijangkau manusia karena jarang keluar lokasi, berada di posisi atas dan bahkan biasa terdapat di atas pohon besar yang tumbuh di area kuburan massal. 


Cara makannya pun unik. Ia jarang keluar mencari makanannya sendiri, melainkan didatangi oleh temannya sesama Perkutut, ke lokasi rahasianya. Biasanya, yang menemani Perkutut Songgo ratu adalah jenis Perkutut berkaturanggan Satrio Kinayungan, yang secara filosofis sebagai pembantu Raja, di dunia kerajaan maupun pewayangan. 


Ciri Perkutut Songgo Ratu

Songgo ratu termasuk dalam famili Perkutut Majapahit, keturunan trah Perkutut yang pernah dipelihara para raja di Kerajaan Majapahit. Begitu kepercayaan para pecinta Perkutut, hingga sekarang. 


Ciri mati Perkutut Songgo Ratu adalah tumbuhnya jambul bulu putih laiknya mahkota di atas kepalanya. Bila runtuh, ia akan tumbuh secara mandiri seperti sedia kala. Bila Anda membeli perkutut jenis ini, dan saat jambulnya runtuh tidak bisa kembali tumbuh, maka, bisa dipastikan bahwa jambul itu hasil suntikan buatan dari penjualnya. Maka, harus hati-hati membeli.  


Uniknya lagi, tiap Perkutut Songgo Ratu biasanya memiliki lebih dari satu katuranggan. Bisa jadi, selain berkaturanggan Songgo Ratu, ia berkaturanggan Mega Mendung (ciri: bulu di leher kelihatan jelas seperti mega langit biru yang indah). 


Bila Songgo Ratu juga berkaturanggan Mega Mendung, maka, makna filosofisnya, pemeliharanya adalah sosok pemimpin yang bisa mengayomi seluruh rakyatnya. Mega adalah ibarat pengayoman yang sejuk. 


Baca: Keistimewaan Burung Perkutut yang Kuat Prinsipnya


Bisa jadi pula, Songgo Ratu berkaturanggan Kolocokro dan Konde sekaligus. Ciri Perkutut Kolocokro adalah bulu lehernya ada yang terbalik sebagian. Sementara Perkutut Konde adalah jenis perkutut yang di atas kepalanya terdapat jambul menyembul, laiknya konde pengantin perempuan. 


Bila Songgo Ratu memiliki keturanggan Konde, maka, pemeliharanya insyaAllah bisa mengemban amanat tanpa tangan besi. Ia penuh kasih, laiknya pemakai konde yang keibuan banget. 


Sementara itu, bila Songgo Ratu juga berkaturanggan Kolocokro, maka, pemiliknya bakal mendapatkan perlindungan dari rival maupun musuh saat dia memimpin. Banyak orang percaya, Perkutut Songgo Ratu memiliki khodam (kekuatan alam) yang baik untuk membantu meningkatkan kewibawaan dan menjaga agar kekuasaan pemiliknya tidak banyak diganggu musuh. 


Jenis Perkutut Songgo Ratu tidak bisa dinilai dengan rupiah. Dan bila pemiliknya bukan tipe seorang pemimpin, jambul di atas kepalanya selalu runtuh dan tidak pernah menarik untuk dilihat. Selain itu, ada yang percaya, rakyat jelata yang memelihara Songgo Ratu mudah dekat dengan kesulitan hidup dan keluarga. 


Maka, jangan mencarinya! Bila Anda mendapatkannya, segera tawarkan kepada orang lain yang Anda anggap layak sebagai pemelihara atau pemiliknya. Siapa tahu dimahari mobil Innova atau dibangunkan rumah. Hehe. [badriologi.com]


Flashdisk Ribuan Kitab PDF

close
Iklan Flashdisk Kitab 32 GB