5 Amalan Agar Cepat Dapat Jodoh yang Diinginkan dan Menikah


cara cepat dapat jodoh bagi wanita adalah amalan jodoh cepat datang dalam 1 minggu, 1 bulan dengan doa agar cepat dapat jodoh yang diinginkan dan cepat menikah
Berdoa cepat dapat jodoh dan menikah
Oleh M Abdullah Badri

BEBERAPA kali saya mengantarkan saudara, teman atau bahkan orang yang baru saya kenal karena jodohnya terlalu jauh, ke kiai atau ustadz atau psikolog. Biasanya, yang saya antar untuk ikhtiyar menemu jodoh adalah mereka yang sudah menginjak usia kepala empat. Minimal kepala tiga.

Ada yang dalam waktu dekat berhasil menemu jodoh. Ada juga yang begitu lama. Dan ada juga yang tidak berhasil hingga ia menginjak usia 50 tahun ke atas. Rata-rata yang saya antar itu sulit jodoh karena faktor lain di luar paras wajah. Mental biasanya yang menjadi sebab masalah utama.

Pertama, kurang percaya diri. Mereka terlalu lama membujang-perawan karena merasa dirinya belum pantas membina rumah tangga. Bagi mereka yang aura kelelakian atau keperempuannya kurang, ini bisa menyebabkan dia enggan berkomunikasi dengan lain jenis. Minder dan serba takut. Ada yang minder karena kurang pede bisa memberikan nafkah. Ada juga yang minder karena kurang pede bisa melayani pasangan dengan baik.

Kedua, kesibukan kerja. Rutinitas kerja sehari-hari membuat ia ogah dipersulit oleh tanggungjawab dan kewajiban yang harus dilakukan dalam hubungan rumah tangga. Saya punya teman bergelar doktor. Soal cinta, ia sebetulnya sangat mudah mendapatkan. Tapi karena kesibukan mengajar di pelbagai kampus, ia jadi ogah direpotkan urusan rumah tangga. Soal kebutuhan biologis, ia menyatakan begini, "bukannya menyantap lezatnya sate tidak harus membeli kambing". Anda tahu maksudnya, kan?   

Ketiga, trauma masa lalu. Ternyata ada juga orang yang menunda menikah atau bahkan tidak mau menikah karena trauma yang pernah dialami. Saya punya seorang teman perempuan yang tidak tertarik menjalin hubungan serius dengan laki-laki karena di matanya, lelaki adalah potret ayahnya yang suka memarahi ibundanya, dari kecil hingga kuliah. Ia mengatakan kepada saya bahwa minatnya untuk berhubungan seks tetap ada tapi tidak mau berumah tangga. Hmmm…

Keempat, dihalangi kriteria. Saya punya teman guru agama berusia 42 tahun. Pintar sekali mengajar soal fiqih nikah. Namun, hingga saya menulis postingan ini, beliau belum menikah. Padahal murid-murinya sudah ada yang punya 3 anak. Katanya, ia menunda nikah sebelum menemukan yang sreg sesuai kriteria: cantik, hafal al-Qur’an, ahli agama, putra kiai besar, kaya raya, kreatif bisnis, dll.

Kelima, diganggu secara mistis. Saya punya teman bercerita soal tetangganya yang jauh jodoh. Perempuan. Cantik. Katanya, ia harusnya sudah menikah sejak usia 20-an. Namun karena ia pernah menolak laki-laki yang bermaksud meminangnya, ia ditenung karena sakit hati. Konon, jodohnya dibunuh-gantung secara mistis di sebuah gunung. Akibatnya, ketika ada laki-laki yang datang ke orangtuanya untuk meminang, selalu tak berlanjut ke jenjang pernikahan. 

Kabarnya, setiap mereka yang datang bermaksud melamar, selalu melihat wajahnya jadi jelek seperti nenek tua. Aneh. Tapi nyata. Kini, dia sudah menikah dengan laki-laki yang mengganggunya, menggantung jodoh awalnya. Dengan terpaksa. Jangan meniru yaw! Hehe

Ini saran saya kepada Anda yang ingin cepat menikah:


1. Jangan malu minta teman untuk menyarikan pasangan yang berkarakter baik. Kalau tidak, daftarkan diri Anda ke orang-orang yang memiliki stok jodoh bahwa Anda siap menikah dengan pria yang bertanggungjawab. Biasanya banyak kiai atau orang sepuh dituakan yang memiliki peran ini.

2. Gunakan minyak melati sebagai parfum harian. Secara lahiriyah, menggunakan minyak berbau bunga melati akan membuat pemakainya jadi harum dan wangi. Secara mistis, minyak jenis ini tidak disukai oleh makhluk bernama jin jejaka. Orang Jawa menyebutnya Kebo Kemali. Kalau ada seorang gadis disukai makhluk tak tampak ini, biasanya ia sulit bertemu jodoh. Kata mbah saya begitu. Dengan berparfum melati, artinya Anda sedang membangun pertahanan diri seakan Anda sudah jadi seorang pengantin. Ada suami yang melindungi. Melati adalah minyak wangi yang biasa digunakan oleh pengantin wanita di panggung pajangan akad nikah sana.

3. Mandilah sebelum fajar tiba, usahakan shalat Tahajjud setelahnya. Wajah jadi cerah kalau Anda biasa bangun pagi sebelum shubuh dan mandi. Buktikan saja. Ahli shalat malam wajahnya biasanya terlihat cerah bersinar. Ini akan membantu mempercepat jodoh. Ingat, awal mula suka, dimulai dari tatap muka. Cerahkan wajah Anda dengan mandi menjelang fajar dan tahajjudan.

4. Jangan tidur sore hari (ba’da Ashar). Tidur sore mengakibatkan tubuh lemah. Wajah mudah tampak tua. Kalau begini, apa ada yang mau dengan Anda. Menurut keterangan dari kiai saya, tidur sore selama 40 hari penuh bisa mengakibatkan kegilaan atau melemahkan daya ingat. Menurut keterangan orang tua Jawa, tidur sore itu tindakan yang disukai Kebo Kemali. Ketika ada perawan atau jejaka yang suka tidur sore, ia mudah diganggu. Karena waktu surup (sore menjelang malam/ petang) adalah waktu dimulainya kerja makhluk Allah SWT yang tak tampak untuk mengganggu manusia yang lalai.

5. Berdoa cepat mendapatkan jodoh. Untuk yang ini saya tidak bisa men-share kepada pembaca kecuali dengan mengontak saya langsung. Mengapa? Doa yang saya punya ini adalah ijazah (doa yang bersambung) hingga ke Rasulullah. Untuk mendapatkannya, ada syarat mahar yang harus ditebus. Minimal bisa untuk membeli mahar mas nikah umum, seperangkat alat shalat. Begitu yang saya lakukan sebelumnya, sebagaimana perlu juga Anda lakukan bila menginginkan doa ini juga bersambung kepada Anda. 

Cara yang saya lakukan nantinya adalah mengucapkan akad ijab-qabul ijazah. Bisa dilakukan lewat telepon. Tapi ini hanya pilihan. Hanya salah satu jalan cepat (jalan tol) secara spiritual untuk mendapatkan jatah pasangan hidup dari Allah SWT. 

Anda tidak wajib mengikuti apa yang pernah saya lakukan sebelumnya untuk bertemu pasangan hidup. Insyaallah kalau diamalkan secara rutin, dalam jangka waktu tiga bulan lamanya, Anda akan diberikan jalan tak terduga seperti saya. Bertemu pasangan tanpa ternyana. Tapi saya jelas tidak bisa menggaransi Anda karena saya tidak bisa memantau. 

Sekali lagi, ini hanya ikhtiyar doa. Kalau Anda berhasil, saya ikut senang. Kalau belum berhasil, coba introspeksi. Laa haula wa la quwwata illa billah[badriologi.com]

Keterangan: 
esai ini saya tulis pada Juni 2013
Advertisement

Klik untuk komentar