10 Amalan Kebaikan Dunia Untuk Investasi di Akhirat
Cari Judul Esai

Advertisement

10 Amalan Kebaikan Dunia Untuk Investasi di Akhirat

M Abdullah Badri
Kamis, 23 Mei 2019

persiapan amal untuk akhirat
Dunia ladang amal akhirat.
Oleh M Abdullah Badri

PARA ahli hikmah menyatakan tentang 10 hal yang ternyata setelah dicari nilai kebaikannya, tidak mereka temukan kecuali terdapat dalam 10 kebaikan lain yang justru unsur kebaikannya ada pada 10 tempat lain. Apa saja? Para ahli hikmah tersebut menyatakan:

1. Aku mencari pangkat tinggi dalam takabbur, ternyata justru kutemukan dalam tawadlu'

Pengertian takabbur (sombong) dalam hal ini adalah memandang kehormatan manusia dari harga dirinya. Sementara pengertian tawadlu', seperti dinyatakan oleh Abul Fudhail adalah sikap rendah hati menerima kebenaran dari orang lain yang mengatakannya.

2. Aku mencari ibadah dalam shalat tapi kutemukan dalam sikap wira'i

Ibadah adalah puncak dari ta'dhim (tunduk) sebagai hamba kepada Tuhannya, Allah Swt. Dan ternyata, puncak ta'dhim kepada Allah bukan dalam beribadah, tapi dalam sikap wira'i, yang menurut Ibrahim bin Adham disebut sebagai,

ترك كل شبهة وترك الفضلات

Artinya:
"Meninggalkan setiap yang subhat (tidak jelas hukumnya) dan meninggalkan sikap-sikap berlebihan (dalam banyak hal)". 

Selengkapnya tentang hal ini, baca: 10 Hal Tidak Bermanfaat dalam Islam Meskipun Baik, Kecuali

3. Aku mencari kesegaran dalam حرص terus giat bekerja, tapi justru aku menemukannya dalam sikap zuhud, yakni ترك الدينار والدرهم (meninggalkan dinar-dirham), sebagaimana dikatakan oleh Abdul Wahid bin Zaid.

4. Aku mencari cahaya hati dalam shalat siang hari (ketika banyak manusia melihatnya), justru kutemukan itu dalam shalat malam secara sirri (saat manusia tidak ada yang melihat).

Rasulullah Saw. bersabda,

أقرب ما يكون الرب من العبد فى جوف الليل الأخر فإن استطعت أن تكون ممن يذكر الله في تلك الســـاعة فكن

Artinya:
"Waktu terdekat Allah dari hamba adalah di tengah malam. Jika engkau mampu menjadi orang yang berdzikir kepada Allah pada waktu itu, maka laksanakanlah". (HR. Tumudzi, Nasa'i dan Al-Hakim).

Rasulullah juga menyatakan,

ركعتان يركعهما إبن أدم فى جوف الليل الأخر خير له من الدنيا وما فيها ولولا أن أشق على أمتي لفرضتهما عليهم

Artinya:
"Dua rakaat yang para Bani Adam ruku' di tengah malam itu lebih baik baginya dibandingkan dunia dan seluruh isinya. Bila aku tidak khawatir memperberat umatku, maka aku akan mewajibkannya kepada mereka". (HR. Ibnu Nashor)

5. Aku mencari penyuluh hari Kiamat dalam sikap dermawan dan pemberi, tapi aku justru menemukannya dalam rasa haus kala berpuasa

Tentang orang-orang yang berpuasa, Rasulullah Saw. bersabda,

إن فى الجنة بابا يقال له ألريـــان يدخل منه الصائمون يوم القيــامة لا يدخل منه أحد غيرهم يقال: أين الصـــائمون فيقومون لا يدخل منه أحد غيرهم فإذا دخلوا أُغلق فلم يدخل منه أحد

Artinya:
"Sesungguhnya di dalam surga ada pintu yang disebut 'Arrayyan'. Tidak ada yang memasukinya kelak di Hari Kiamat kecuali golongan orang-orang yang berpuasa. Mereka dipanggil, 'dimana kalian berada hai orang-orang yang berpuasa?' Mereka kemudian berdiri. Tidak ada yang memasukinya (Arrayyan) selain mereka. Ketika pintu sudah ditutup, tidak akan ada yang masuk lagi". (HR. Bukhari-Muslim).

Amal Shaleh Bekal Akhirat


Dalam hadits lain, Rasulullah Saw. juga bersabda,

ما من عبد يصوم فى سبيل الله إلا باعد الله بذلك وجهه عن النار سبعين خريفا

Artinya:
"Tidaklah seorang hamba yang berpuasa di jalan Allah kecuali Allah menjauhkan dirinya, sebab puasanya itu, dari api neraka selama 70 musim". (HR. Bukhari-Muslim)

6. Aku mencari jalan agar mudah melewati jembatan shirath dalam amal berkuban hewan sembelihan, ternyata aku menemukannya dalam sedekah

Tentah hal ini, Imam Suyuthi membagi pahala sedekah ke dalam lima jenis,

  • Sedekah yang diberikan kepada orang yang sehat secara jasami, akan dilipatgandakan pahalnya hingga 10 kali. 
  • Sedekah yang diberikan kepada seorang yang buta (cacat) atau yang sedang kena musibah (misalnya sakit), akan dilipatkangandakan hingga 90 kali.
  • Sedekah yang diberikan kepada kerabat atau keluarga yang sangat membutuhkan (misalnya untuk melunasi hutang), maka akan dilipatgandakan hingga 900 kali.
  • Sedekah yang diberikan kepada kedua orangtua (ayah maupun ibu) akan dilipatgandakan 100 ribu kali.
  • Sedekah yang diberikan kepada orang alim, kiai, ulama, guru, atau ahli fiqih, akan dilipatgandakan hingga 900 ribu kali. 


7. Aku mencari jalan selamat dari neraka dengan mengamalkan hal-hal yang diperbolehkan, tapi justru aku menemukanya dalam sikap meninggalkan segala yang aku inginkan

Abu Sulaiman Ad-Darini menyatakan dalam ungkapannya,

لأن أترك من عشائي لقمة أحب إلي من ان أقوم الليل إلى أخره

Artinya:
"Meninggalkan jatah makanan harian meski hanya sesuap saja, bagiku lebih aku suka daripada berdiri untuk qiyamullail sampai akhir". 

8. Aku mencari jalan agar bis mencintai Allah dengan cara meninggalkan dunia ini, tapi justru sebaliknya, aku menemukan hal itu ketika dzikir kepada Allah Swt.

الذكر خير من الصدقة والذكر خير من الصيــام

Artinya:
"(Mengucapkan) dzikir (seperti tahlil, tasbih dan tahmid) lebih baik daripada sedekah (sunnah). Dan dzikir lebih utama (lebih banyak pahalanya) daripada berpuasa". Hadits riwayat Abu Syaikh dari Abu Hurairah.


9. Aku mencari solusi masalah ke jama'ah-jamaah manusia, tapi kemudian sadar, aku menemukannya justru ketika uzlah (menyendiri). 

Imam Qusyairi mengatakan, pada hakikatnya uzlah adalah sikap mencabut jauh (إعتزال) dari segala sikap tidak terpuji dengan tujuan agar bisa mengubah sifat-sifat tersebut. Uzlah tidak bertujuan untuk menjauh dari keramaian kota.

Karena itulah, Abu Ali Ad-Diqaq menyatakan dalam ungkapannya,

ألبس مع الناس ما يلبسون وتناول مما يأكلون وانفرد عنهم باسر

Artinya:
"Aku memakai pakaian sebagaimana orang lain memakai pakaian itu, memakan makanan yang dimakan kebanayakan orang, tapi aku menyendiri secara sirri (rahasia)".

10. Aku mencari nur hati dalam setiap mauidhah dan membaca Al-Qur'an, tapi justru aku menemukannya tidak di situ, namun dalam tafakkur (merenungi kekuasaan Allah) dan menangis di malam hari. 

Maksud tafakkur dalam hal ini adalah merenungi tentang keindahan ciptaan Allah, kesementaraan dunia yang akan rusak, malapetaka akhirat dan segala hal tentang akhirat, dosa-dosa diri dan bagaimana cara menghapus dosa serta tentang cara agar terus istiqamah agar tidak terlalu jauh dari Allah.

Demikian 10 amalan kebaikan dunia untuk investasi akhirat, seperti ditulis dalam Kitab Nasha'ihul Ibad (Bab Usyari), disyarah oleh Syeikh Nawawi al-Bantani dan saya terjemahkan setelah ngaji posonan tiap sore bersama warga desa, Kamis (23 Mei 2019/18 Ramadhan 1440 H). [badriologi.com]

close
Download Aplikasi Berkah Sahabat Beribadah