10 Penyebab Doa Tidak Dikabulkan oleh Allah - Menurut Ibrahim bin Adham
Cari Judul Esai

Advertisement

10 Penyebab Doa Tidak Dikabulkan oleh Allah - Menurut Ibrahim bin Adham

M Abdullah Badri
Senin, 27 Mei 2019

apa penyebab doa tidak dikabulkan
Penyebab doa belum dikabulkan oleh Allah Swt.
Oleh M Abdullah Badri

SUATU kali, Syeik Ibrahim bin Adham, sebagaimana diceritakan oleh Syaikh Syaqiq Al-Balkhi, jalan ke sebuah pasar (mall) di Kota Bashrah (545 km dari Baghdad, Irak), tiba-tiba banyak orang menemuinya untuk mendapatkan keberkahan dan nasehat-nasehat baik. Salah satu pertanyaan yang muncul dari mereka adalah:

"Kami sudah berdoa begitu lama ya Syaikh, tapi mengapa tidak segera terkabul? Padahal Allah berjanji dalam surat Surat Ghafir ayat 60 bahwa siapa saja yang berdoa (karena memang diperintah), maka Allah akan mengabulkannya".

Surat Ghafir ayat 60 tersebut berbunyi:

ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ 

Artinya:
“Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu". (QS. Ghafir: 60).

Syaikh Ibrahim bin Adham kemudian menjawab, "hai kalian warga Bashrah, doa-doa kalian tidak segera diijabah oleh Allah Swt. karena mata hati kalian telah mati".

Baca: 7 Pilihan Hidup Cerdas Bagi Seorang Muslim yang Dinilai oleh Allah

Bagaimana Allah mau mengabulkan jika kalian benar demikian. Beliau kemudian memberikan penjelasan tentang faktor yang menyebabkan mata hati menjadi mati, yakni:


  1. Kalian mengetahui Allah Swt (Yang Mencipta kalian dan Pemberi kenikmatan rezeki), tapi kalian tidak memenuhi hak-Nya (untuk kalian sembah dan beribadah kepada-Nya sebagaimana diperintahkan). 
  2. Kalian membaca Al-Qur'an tapi tidak mengerti kandungannya. 
  3. Kalian mengaku sebagai musuhnya Iblis, tapi kalian justru mengikuti ajakannya. 
  4. Kalian mengaku cinta Rasulullah tapi kalian meninggalkan atsar (amalan) dan sunnah beliau serta kalian tidak mengikuti (thariqah)nya. 
  5. Kalian mengaku cinta kepada surga tapi sayangnya, kalian tidak mengerjakan amalan-amalan yang bisa meraih ke surga.
  6. Kalian mengaku takut neraka tapi tidak mencegah diri dari perbuatan dosa sehingga amalan kalian menjerumuskan kalian ke neraka. 
  7. Kalian meyakini bahwa mati adalah suatu kejadian yang pasti terjadi, tapi kalian tidak mengerjakan amalan-amalan shalih (baik) untuk mempersiapkannya. 
  8. Kalian sibuk mengurus aib orang lain (suka gosip) tapi lupa mengurus aib dan kekurangan diri kalian sendiri untuk menyucikannya dan membersihkannya. 
  9. Kalian memakan rezeki dari Allah Swt. tapi tidak mensykurinya, dengan cara memuji-Nya, merenungi kebaikan-kebaikan Allah Swt. dan disertai perbuatan taat kepada-Nya. 
  10. Kalian berkali-kali mengikuti acara penguburan mayit di makam, tapi kalian tidak mengambil pelajaran darinya. Andai kalian selalu ingat kematian, maka kalian akan suka melakukan perbuatan-perbuatan baik dan takut mengerjakan perbuatan orang-orang tidak terpuji. 


Baca: Siti Jenar Pembuat Urutan Tahlilan?

Demikian 10 penyebab tidak terkabulnya doa kita, seperti ditulis dalam Kitab Nasha'ihul Ibad (Bab Usyari), disyarah oleh Syeikh Nawawi al-Bantani dan saya terjemahkan setelah ngaji posonan tiap sore bersama warga desa, Senin Pahing (27 Mei 2019/22 Ramadhan 1440 H). Tanggal 24, 25 dan 26 Mei 2019, ngaji libur. [badriologi.com]