10 Perkara Pokok Terbaik dalam Islam (Menjadi Hamba Terbaik)
Cari Judul Esai

Advertisement

10 Perkara Pokok Terbaik dalam Islam (Menjadi Hamba Terbaik)

M Abdullah Badri
Kamis, 16 Mei 2019

yang terbaik dalam islam soal pekerjaan
10 akhlak mulia dalam islam yang membimbing kita ke surga
Oleh M Abdullah Badri

TERDAPAT 10 perkara yang menurut Sayyidina Ali kw. adalah pokok dari segala kebaikan yang sangat membantu peradaban akhlak umat Islam semakin maju. Inilah yang menurut beliau bagian dari kebaikan dalam Islam yang harus direnungi bersama.

1. Ilmu adalah warisan paling baik
Bukan harta yang merupakan warisan terbaik dalam Islam. Mengapa? Karena harta adalah barang dagangan di dunia ini yang sudah pasti akan fana (rusak). Dengan meninggalkan ilmu kepada anak cucu, mereka bisa hidup dengan harta, dari ilmu yang dipelajarinya.

Maka, jangan tinggalkan anak cucu dengan harta kekayaan, tinggalilah mereka dengan ilmu, dan dengan ilmu, mereka bisa mulia hidup di dunia dan akhirat. Nabi Muhammad Saw bersabda,

أكرموا العلمـــاء لأنهم ورثة الأنبيـــاء فمن أكرمهم فقد أكرم الله ورسوله

Artinya:
"Muliakanlah para ulama karena sesungguhnya mereka adalah pewaris para Nabi. Barang siapa memuliakan mereka, maka mereka telah memuliakan Allah dan Rasul-Nya". (HR. Thabrani).

Esai tentang ini, silakan baca lebih lengkap dalam judul: 7 Kata Mutiara Al-Qur'an dalam Tafsir Makna Kanzun كَنز Surat Al-Kahfi: 82

2. Adab adalah perbuatan paling baik
Tentang peradaban adab di kampus, silakan baca: Matan, Apa Jenis Kelaminnya dan Apa yang Ditawarkan Untuk Bangsa?

3. Taqwa adalah sebaik-baiknya bekal akhirat
Tahapan daripada tawa itu bermula dari sikap kita yang tidak mau terjerumus dalam syirik. Tahapan selanjutnya, orang yang bertaqwa dari syirik akan bertaqwa (menjauhkan diri) dari perbuatan masiat dan segala perbuatan buruk, lalu pada tahapan taqwa yang tinggi, dia akan menjauhkan diri dari perbuatan syubhat sehingga dia hanya melakukan perbuatan-perbuatan yang utama saja dalam amaliyah keislaman.

Demikian kata Abi Ali Ad-Daqqaq tentang tahapan sikap dan akhlak bertaqwa kepada Allah Swt.

4. Ibadah adalah sebaik-baiknya dagangan akhirat

Mengapa ibadah adalah sebaik-baiknya barang dagangan untuk bekal keberuntungan akhirat? Karena ibadah, sebagaiman pengertian intinya adalah puncak dari sikap ta'dhim (hormat mengamba) kepada Allah Swt.

5. Amal shalih adalah sebaik-baiknya panji Islam yang membimbing kita menuju surga. Selengkapnya, silakan baca penjelasan 7 Wasiat Jibril kepada Nabi Muhammad Hingga Memunculkan Kekhawatiran Ini.

6. Akhlak bagus adalah sebaik-sebaiknya teman (dunia dan akhirat).

7. Dermawan adalah pembantu (wazir) terbaik

Pengertian dermawan adalah

التأنى فى الأمور وحسن الهيئة

Artinya:
"Berhati-hati dalam banyak urusan dan selalu baik dalam setiap hal".

Orang yang dermawan dia akan mendapatkan banyak kemudahan untuk mengatur dan menyelesaikan segala urusannya. Sikap dermawan dengan demikian, sangat membantunya, seperti para pembantu presiden (menteri) yang bertugas menyelesaikan banyak urusannya di pemerintahan.

8. Qana'ah adalah yang terbaik dari segala kekayaan

مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً

Artinya:
"Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik". (QS. An-Nahl: 97)

Para ahli tafsir banyak yang menyatakan, makna حَيَاةً طَيِّبَةً adalah hidup dengan hati qana'ah (hati yang mau menerima apa adanya). Kaya tapi selalu bersikap tidak cukup, hatinya tetap miskin. Lebih lengkap tentang ini, silakan baca: 10 Hal Tidak Bermanfaat dalam Islam Meskipun Baik, Kecuali.

9. Taufiq adalah sebaik-baiknya pertolongan
Taufiq itu artinya pertolongan dari Allah. Segala tindakan hamba (kita semua) selalu dilakukan agar sesuai dengan kehendak dan sesuai dengan apa yang dicintai dan diridla'i oleh Allah Swt. (link)

10. Dan (mengingat) mati adalah sebaik-baiknya hal yang bisa membuat kita lebih beradab dan tertib. 

Demikian 10 hal terbaik dalam peradaban Islam, seperti ditulis dalam Kitab Nasha'ihul Ibad (Bab 'Usyari), disyarah oleh Syeikh Nawawi al-Bantani dan saya terjemahkan setelah ngaji posonan tiap sore bersama warga desa, Kamis (16 Mei 2019/11 Ramadhan 1440 H). [badriologi.com]