7 Akibat Buruk Menjadi Orang yang Pelit dan Kikir
Cari Judul Esai

Advertisement

7 Akibat Buruk Menjadi Orang yang Pelit dan Kikir

M Abdullah Badri
Sabtu, 11 Mei 2019

akibat orang yang pelit
Akibat buruk menjadi orang pelit.
Oleh M Abdullah Badri

SAYYIDINA Abu Bakar ra. menegaskan dalam sebuah ucapannya bahwa sifat pelit itu akan mengundang setidaknya 7 akibat yang merusak amal, dirinya sendiri dan juga orang lain. Kata beliau, orang yang pelit tidak akan pernah terlepas dari tujuh kerusakan yang kelak akan dialaminya.

1. Ketika dia mati, bisa jadi hartanya akan diwarisi oleh orang lain yang kurang bertanggungjawab. Akibatnya, hartanya akan digunakan dan dihabiskan untuk keperluan yang tidak mendapatkan pahala dan ridha dari Allah Swt.

2. Bisa jadi, orang yang pelit itu akan bersinggungan dengan seorang penguasa lalim, yang tega membuatnya menjadi manusia rendah dan tidak memiliki kemuliaan. Hartanya akan dirampas oleh penguasa tersebut setelah dirinya diperlakukan tidak terhormat. Misalnya, dia akan dituduh melakukan pelanggaran hukum, padahal tidak.

Baca: 7 Golongan yang Mendapat Perlindungan Allah di Hari Kiamat

3. Allah Swt. akan menggerakkan hatinya agar menghabiskan harta si pelit untuk keperluan memenuhi syahwat (kepuasan) dirinya sendiri. Misalnya, tiba-tiba saja si kaya yang pelit itu suka mengoleksi barang-barang tidak penting sampai hartanya habis dipergunakan untuk memenuhi barang-barang yang disukainya.

4. Atau, Allah Swt. akan menumbuhkan inisiatif untuknya agar mau mengeluarkan hartanya untuk, misalnya, membangun sebuah gedung besar atau bangunan lainnya tapi di lokasi yang tidak menguntungkan secara investatif. Hartanya akan habis untuk kepentingan ini.

Akibat Kikir dan Pelit


5. Kelak sangat mungkin dia akan tertimpa musibah besar atas hartanya. Misalnya, pabriknya kebanjiran, tokonya kebakaran, bank-nya kemalingan, dagangannya sudah expired (tidak laku jual), dan musibah sejenis lainnya, yang membuat hartanya lenyap dalam hitungan menit atau jam.

6. Orang pelit akan terkena penyakit menahun yang obatnya sangat mahal. Hartanya tidak habis di jalan Allah Swt., tapi habis untuk memenuhi kebutuhan berobat dirinya.

7. Karena pelit, dia bissa menyimpan hartanya di lokasi tersebunyi, sehingga, ketika dia mati (dan tidak sempat mengambil harta yang pernah ditimbunnya itu) tak ada seorang pun yang menemukannya, disebut sebagai harta Qorun, dan ini sangat jamak terjadi.

Itulah akibat sifat pelit dari orang-orang berharta. Na'udzu billah. Baca: Cara Hadapi Orang LDII yang Usai Shalat, Lantai Masjid Dicuci

Demikian 7 akibat menjadi orang yang pelit menurut Sayyidina Abu Bakar ra., yang ditulis dalam Bab As-Suba'i (tujuh-tujuh) dalam Kitab Nasha'ihul Ibad Listi'dadi Yaumil Ma'ad karya Imam Ibnu Hajar Al-Asyqalani, yang disyarah tulis oleh Syeikh Nawawi al-Bantani dan saya terjemahkan setelah ngaji posonan tiap sore bersama warga desa, Kamis (10 Mei 2019/4 Ramadhan 1440 H). [badriologi.com]