![]() |
| Bukti banyaknya botol gendeng setelah orkes Tunilah di Lapangan Tahunan (6 Juni 2026). |
Oleh M. Abdullah Badri
SEPERTI telah saya prediksi, warisan orkesan di Lapangan Tahunan malam minggu kemarin (6 Juni 2026) ternyata meninggalkan banyak botol miras seperti tampak dalam foto pelengkap artikel ini.
Masalah botolnya tertata rapi, itu karena pihak panitia langsung mengumpulkan semua botol di satu lokasi. Bukan rapi, tapi mudah diangkat.
![]() |
| Bukti miras pasca orkes tunilan di Lapangan Tahunan, Jepara (6 Juni 2026). |
Masalah satu merk saya yang terfoto, itu ada kemungkinan ada bakul botol gendeng yang berhasil menghegemoni acara. Barangkali, hanya dia lah yang bisa jualan di lokasi orkes.
Yang tidak terekam, orkes tunilan di Tahunan kemarin, yang EO nya dipimpin salah satu anggota cokelat, juga diwarnai gelut, tawur dan ricuh.
Wis dijogo puluhan polisi loh iseh ucul gak terkendali. Ngono kok diijini. Orkesan, botol gendeng dan tawuran memang sepaket. Makanya, ojing itu terlatih gelut setiap saat, sejak dini.
Petinggi Tahunan Muhadi sudah berjanji di hadapan BPD dan NU setempat, bahwa dia akan menghentikan rencana dua orkes tunilan berikutnya, yang sudah terjadwal di Bulan Juli dan Oktober 2026.
Alhamdulillah saja kalau dia tidak omon-omon. Batalke yo, nggi! Tak tulis neh ya iso. Tenanan aku iki. Senajan aku gak wong Tahunan. [badriologi.com]






