Jatah Penghuni Surga Terakhir Setelah "Dikopyok" di Neraka
Cari Judul Esai

Advertisement

Jatah Penghuni Surga Terakhir Setelah "Dikopyok" di Neraka

M Abdullah Badri
Rabu, 25 September 2019

hadits ushfuriyah 25
Penghuni surga terakhir. Foto: istimewa.

Oleh M Abdullah Badri

DARI Al-Mughirah bin Syu'bah ra, dari Nabi Saw., beliau bersabda, suatu kali Nabi Musa as. bermunajat kepada Allah Rabb-nya.

"Ya Tuhan-ku, beritahukanku tentang orang yang terakhir masuk surga dan berapa bagian surga untuknya?" Demikian permohonan Nabi Musa as. dalam munajatnya.

"Ya Musa, tidak ada satu orang muslim pun yang tersisa dalam neraka kecuali mereka keluar dari neraka dengan rahmat-Ku yang kemudian dia berdiri di depan pintu surga, dan Aku berkata padanya, 'masuklah engkau ke surga!'"

"Bagaimana aku bisa masuk ke surga, sementara orang-orang telah mengambil bagian surga dan derajatnya. Tidak ada sesuatu pun bagian pun untukku. Tidak ada tempat bagiku," jawab calon ahli surga itu, kepada Allah Swt.

"Hamba-Ku, apakah engkau ridla di surga bila mendapatkan seluas wilayah dua kerajaan dari dua raja di dunia?" Tanya Allah Swt.

Baca: Mbah Khalil Bangkalan Ditantang Bupati Hentikan Hujan 7 Hari Berturut-turut

"Ia kemudian menjawab: aku ridla, Gusti," demikian jawab calon penghuni surga itu, seperti disabdakan Rasulullah Saw.

"Masuklah, kamu mendapatkan bagian itu!" Kata Allah Swt.

"Aku kemudian memberinya luas surga seluas empat kerajaan dari empat penguasa di dunia".

Nabi Saw. menjelaskan, bagian penghuni surga terakhir itu adalah seluas tanah kekuasaan Khurasan (Iran, Afganistan, Tajikistan, Turkmenistan dan Uzbekistan), Irak, Yaman dan Syam (Palestina, Libanon, Yordania).

"Ya Tuhan-ku, beritahukanku tentang orang yang pertamakali masuk surga dan berapa bagian tempat surga untuknya?" Demikian permohonan Nabi Musa as. dalam munajatnya, lagi.

"Ya Musa, jauh sekali (perbandingan dengan yang terakhir masuk surga). Mereka adalah orang-orang terdahulu (as-sabiqun). Aku menyediakan mereka apa yang mata tidak pernah melihat, telinga belum pernah mendengar dan tidak pernah terbersit sama sekali dalam hati mereka," jawab Allah Swt.

Hadits di atas diperkuat dengan sebuah hadits lagi yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah. Nabi Saw, bersabda:

إن أخر من يدخل الجنة لو أضاف أدم عليه السلام مع ذريته أجمعُ لوسعه ذلك مكانا ورزقاً

Artinya:
"Sesungguhnya (bagian) orang terakhir yang masuk ke surga itu bila Nabi Adam as dan keturunannya berkumpul semua, maka cukuplah tempat dan rezeki mereka semua". [badriologi.com]

Keterangan:
Esai ini adalah dokumentasi Ngaji malam Kamisan (Wage) Kitab Ushfuriyah, 25 Muharram 1441 H/25 September 2019. Ditulis pada Kamis usai Maghrib sore, sebelum ngaji, pukul 18:58 WIB. Tanggal 11 dan 18 September 2019 libur.