Bidadari Diciptakan dan Diperuntukkan Kepada Siapa? Ini Kata Rasulullah - Hadits 25 Ushfuriyah
Cari Judul Esai

Advertisement

Loading...

Bidadari Diciptakan dan Diperuntukkan Kepada Siapa? Ini Kata Rasulullah - Hadits 25 Ushfuriyah

M Abdullah Badri
Rabu, 04 September 2019
Loading...

bidadari surga dari bahan apa diciptakan oleh allah swt
Gambar ilustrasi bidadari surga untuk laki-laki. Foto: istimewa.

Oleh M Abdullah Badri

HADIST ke-25 Kitab Mawa'idlul Ushfuriyah ini diceritakan riwayatnya dari Abdus Shomad bin Al-Hisan. Suatu kali bersama Sufyan Ats-Tauri untuk mendengarkan hadits di masjid (ngaji). Setelah shalat Maghrib berjamaah dengan Sufyan Ats-Tsauri, Sufyan masuk ke rumahnya dan keluar membawa (cemilan) roti dan segenggam zabib (kurma kering).

"Aku menyela waktu khalwatnya (wiridnya)," kata Shomad.

"Semoga Allah merahamatimu ya Syaikh. Mengapa engkau tidak membuka majelis ngaji hadits, tentunya orang-orang baik dari kalangan pejabat, orang biasa, miskin maupun kaya, akan bisa mendengarkan hadits dari Anda, dan mereka akan menghafal hadits-hadits tersebut," lanjut Shomad kepada Sufyan Ast-Tsauri.

Sufyan tidak langsung menanggapi. Ia berkata begini, "bagaimana menurutmu tentang Manshur?"

"Dia sosok pemimpin terpercaya serta amanah," kata Shomad.

Baca: Tafsir Surat Al-Wâqi’ah (Ayat 17-40) - Sifat Bidadari Perawan Surga

"Tentang Ibrahim An-Nakha'i, bagaimana menurutmu?" Tanya Sufyan lagi.

"Dia seorang imam dari para imam pemuka umat Islam".

"Lalu, bagaimana pendapatmu tentang Alqamah dan Abdullah bin Mas'ud?"

"Mereka termasuk sahabat utama dari para sahabat Rasulullah Saw".

Kemudian Sufyan Ats-Tsauri menceritakan hadits berikut ini, yang riwayatnya nyambung kepada Al-Manshur, Ibrahim An-Nakha'i, 'Alqamah dan Abdullah bin Mas'ud.

حدثنا منصور عن إبرهيم عن علقمة عن عبد الله بن مسعود قال قال رسول الله صلى الله تعالى عليه وسلم إن الله تعـــالى لما خلق جنات عدن دعا جبرائيل عليه السلام فقال له أنطلق فانظر إلى ما خلق لعبادي وأوليـــائي

Artinya:
"Dari Mansshur dari Ibrahim An-Nakha'i dari Alqamah dari Abdullah bin Mas'ud, mereka menceritakan kepadaku bahwa Rasulullah Saw. berkata, "ketika Allah menciptakan surga-surga adn, Jibril as. berdoa. Allah Swt. berfirman kepada Jibril, 'pergilah, lihatlah apa yang tercipta untuk hamba-hambaku dan wali-waliKu'".

Lanjutan tarjemah hadits:
Jibril as. kemudian memutari surga-surga tersebut. Sejenak tampak seorang bidadari bermata indah mendekati Jibril as. Ia adalah salah satu bidadari dari segenap jumlah gedung surga yang ada di sana.

Kepada Jibril as., sang bidadari melempar senyumnya. Dari gigi depan sang bidadari yang memiliki cahaya, gedung-gedung surga memancarkan cahaya terang. Melihat hal itu, Jibril as. sujud kepada sang bidadari karena mengira ia adalah Nur Rabbul Izzah (cahaya Tuhan Pengatur Segala Mulia).

"Ya Aminallah (wahai kepercayaan Allah), angkatlah kepalamu," kata sang bidadari.

"Maha Suci Allah (Subhanallah) Dzat yang telah menciptakanmu," kata Jibril as. sambil melihat sang bidadari.

"Ya Aminalllah, tahukah engkau untuk siapa aku diciptakan?" Tanya bidadari.

"Tidak".

"Sesungguhnya Allah Ta'ala menciptakanku untuk mereka yang lebih memilih mendapatkan ridla Allah Swt. daripada hawa nafsunya". Bersambung...

Terusan hadits di atas bisa dibaca dalam judul: Bentuk Bangunan Surga Adn dan Golongan yang Masuk Surga - Hadits 25 Ushfuriyah. [badriologi.com]

Keterangan:
Esai ini adalah dokumentasi Ngaji malam Kamisan (Pon), 5 Muharram 1441 H/4 September 2019. Ditulis pada Rabu Pahing, sebelum ngaji, pukul 15:10 WIB. 

Loading...